Merah Untuk Putri
Ku sampaikan kata sepatah
Meski nadanya berwarna merah
Bukan maksud hati menjarah
Tapi resapilah penuh hikmah
Ku tegaskan api ditungku
Bukan untuk membakarmu
Tapi mematangkan jiwamu
Menapaki hidup yang kian buntu
Ku goreskan tinta tajam
Bukan aku melukis dengan kejam
Tapi ingin kutambatkan ilmu
Terbungkus kasih berbalut rindu
Ku rangkaikan bara ditanganmu
Bukan untuk panas menyengat
Hanya secercah cahaya menemanimu
Akan memelukmu dengan hangat
Ku tuliskan puisi dengan darah
Bukan bekorban ku penuh luka
Hanya tanda cintaku tak terbantah
Rinduku penuh tercurah
Dan memudarmu yang tak ku rela
Meski terkadang aku membakar dada
Menyanyat berat berjuta rasa
Lihatlah kedalam nuranimu
Yang sekarang tertanam ukiranku
Meski kadang ku tersulut amarah
Namun itulah cinta bertuah
Agar kelak kau jadi Sang Istri
Merah ini untukmu putri
Catatan :
sejauh ini "puisi untuk putri" ini terdiri dari 4 sekuel diantaranya adalah :
sekuel pertama putih untuk putri
sekuel kedua biru untuk putri
sekuel ketiga merah untuk putri
sekuel keempat hijau untuk putri
silahkan klik masing-masing judul untuk membacanya. Trima Kasih.
0 comments:
Post a Comment
tulisakan komentar dengan sopan.