Thursday, 17 May 2012

SEBUTIR GARAM DI LAUTAN



Sebutir Garam Di Lautan

lelah sudah hilang asaku
mencair sudah kutub tekadku
ingin kurubah arah air
tapi semakin deras mengalir
ingin kuganti arah angin
tapi malah terlampau dingin

busuk sudah bekal kubawa
berjalan menunggu lama
ingin kuluruskan satu jalan
dan kubuang kerikil perlahan
tapi jengkalku hanya selangkah
tertatih dan hampir menyerah

letih sudah kubawa api
panas tapi tak menyinari
bosan sudah kubawa buku
tebal tapi tak berilmu

bercerminku pada hati
siapa aku hingga berani
menantang ombak hitam kehidupan
menyerang karang besi kenistaan

aku memang bukan sang sultan
hanya sebutir garam di lautan
dayaku hanya sekepal tanganku
usahaku hanya setapak kakiku

memang

tak bisa kurubah arah angin
tapi mampu kurubah arah layarku
tak bisa kurubah arah air
tapi mampu kurubah arah kemudiku

meski hanya sebutir garam
ku bertahan dilautan kejam

2 comments:

  1. heemmmm.. seperti titik hitam kecil di atas putih yg amat luas

    ReplyDelete

tulisakan komentar dengan sopan.

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...